Rabu, 10 Oktober 2012


UMAR IBNUL KHATTAB 13 – 23 H (634 – 644 M)
Umar ibnul khattab putra dari nufail al-quraisy, dari suku bani adi. Sebelum islam suku bani adi ini terkenal sebagai suku yang terpandang mulia, dan berkedudukan tinggi.
Di masa jahiliyah Umar bekerja sebagai sodagar. Dia menjadi duta kaumnya dikala timbul peristiwa-peristiwa penting antara kaumnya dengan suku arab yang lain. Sebelum islam begitu juga sesudahnya, umar terkenal sebagai orang yang pemberani, yang tidak mengenal takut dan gentar, dan mempunyai ketabahan dan kemauan yang keras, yang tidak mengenal bingung dan ragu. Dak’wah islam di kala itu sangatlah lemah oleh karena itu butuh sokongan yang kuat, karena itu rosululloh sendiri pernah berdo’a:
“ya Allah ! kuatkanlah islah dari salah seorang dua Umar, yaitu umr bin hisyam atau Umar bin khattab”
Do’a Rosululloh saw telah di perkenankan tuhan dengan islamnya Umar bin Khattab, islamnya Umar menjadi salah satu bukti nyata kemenangan umat islam.
UMAR DI ANGKAT MENJADI KHALIFAH
Abu Bakar telah menyaksikan percekcokan yang terjadi di kalangan kaum muslimin demi Rosulullah pulang ke rahmatullah. Kehendak-kehendak keinginan-keingina golongan yang bersimpang siur itu, nyaris menimbulkan perpecahan di kalangan umat muslim.
Berdasarkan pertimbangan-pertimbangn Abu Bakar ingin menunjuk Umar sebagai penggantinya namun beliau memusyawarahkanya terlebih dahulu dengan kaum muslimin. Dan dalam musyawarahitu akan di tunjuk siapa penggantinya, siapa yang mereka sukai. Abu Bakar mengemukakan Umar bin khattab sebagai calonnya, dan beliau pula yang di kemukakan oleh kaum muslimin. Kemudian Umarpun menjadi Khalifah.

PERLUASAN ISLAM DI MASA ABU BAKAR DAN UMAR
Fase-fase perluasan ke Persia dan Romawi , kaum muslimin mengalami kemenangan kemenangan dalam perang sehingga islam tersebar luas. Kaum muslimin telah mendapatkan kemnangan yang gilang-gemilang di seluruh tanah arab.[1]
Faktor-faktor kemenangan kaum muslimin.




[1] Ibnu hisyam 11 365, ibnu atsir 11 :192

Tidak ada komentar:

Posting Komentar